SURABAYA — Di tengah teriknya kemarau panjang yang melanda Pulau Madura, Aliansi Masyarakat Perantau (AMP) hadir membawa harapan. Organisasi kemasyarakatan berskala nasional ini resmi meluncurkan program Tanggap Darurat Bencana Kekeringan, menyalurkan ratusan ribu liter air bersih ke wilayah-wilayah yang dilanda krisis air terparah di Madura, Jawa Timur.
Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) AMP Jawa Timur, Holili, mewakili Ketua Umum AMP H. Holis, menyatakan bahwa kemarau ekstrem beberapa bulan terakhir telah memukul kehidupan rumah tangga maupun pertanian masyarakat Madura.
”Sebagai wujud solidaritas kemanusiaan dan kepedulian para perantau terhadap tanah kelahiran, AMP bergerak cepat mengoordinasikan seluruh elemen untuk menggalang bantuan aksi cepat tanggap ini,” ujar Holili dalam keterangannya, Jumat (9/10/2026).
”Kami di perantauan tidak pernah menutup mata terhadap kondisi saudara-saudara kita di Madura. Kemarau panjang tahun ini sungguh memprihatinkan,” tambahnya.
Gelombang Pertama: 4 Truk Tangki, 20.000 Liter Air Bersih
Aksi kemanusiaan ini akan digelar serentak pada Minggu, 11 Oktober 2026. Untuk tahap awal, AMP mengerahkan 4 armada truk tangki dengan kapasitas masing-masing 5.000 liter air bersih.
Fokus utama distribusi pada gelombang pertama ditujukan ke Kabupaten Sampang, khususnya desa-desa yang sumber airnya telah mengering total. Empat titik yang telah dipetakan tim lapangan:
Desa Pajeruan — Kecamatan Kedungdung
· Desa Kedungdung — Kecamatan Kedungdung
· Desa Daleman — Kecamatan Kedungdung
· Satu desa lainnya masih dalam proses verifikasi akhir agar bantuan benar-benar tepat sasaran
Distribusi dilakukan bekerja sama dengan DPD AMP Sampang, DPC setempat, serta tokoh masyarakat, guna memastikan air bersih sampai tepat waktu dan merata ke warga yang paling membutuhkan.
🤝 Seruan untuk Bersama-sama
Holili juga membuka pintu lebar-lebar bagi seluruh elemen bangsa, dunia usaha, serta komunitas sosial untuk turut bergotong royong memperluas jangkauan bantuan, hingga krisis kekeringan di Pulau Madura sepenuhnya berlalu.
”Tidak ada bantuan yang terlalu kecil jika dilakukan bersama. Mari kita pastikan saudara-saudara kita di Madura tidak kekurangan setetes air pun,” ajaknya.(ahd)













Komentar