‎Diancam Dibunuh & Barang Dijarah, Ibu Dua Anak di Pamekasan Desak Polres Segera Tangkap Pelaku

Selasa, 6 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN — Seorang ibu bernama Siti Wardatus Sholehah mengalami peristiwa yang sangat mencekam: diancam dibunuh, rumah diancam dibakar, hingga sejumlah barang dan kendaraan miliknya diambil paksa. Peristiwa tersebut terjadi saat ia berada sendirian bersama dua anaknya yang masih kecil, di Dusun Salatreh, Desa Plakpak, Kecamatan Pegantenan, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, pada Senin (5/10/2026) sekitar pukul 13.00 WIB.

‎Bermula ketika seorang pria bernama Hasbullah, akrab disapa Bulla, datang ke rumah mencari keberadaan suami Siti. Karena suaminya tidak ada, Siti lah yang ditanya, namun kedatangan tersebut berubah menjadi ancaman mengerikan.
‎
‎”Dia datang mencari suami saya. Karena tidak ada, saya yang ditanya. Saya diancam menggunakan celurit,” ungkap Siti.
‎
‎Ancaman itu terus berlanjut. Siti disebutkan diancam akan dibunuh dan rumahnya dibakar, tepat di hadapan kedua anaknya yang berusia 8 tahun dan 3 tahun.
‎
‎”Saya diancam mau dibunuh dan rumah mau dibakar. Saya sangat takut, apalagi saat itu saya bersama anak-anak,” ujarnya.
‎
‎Situasi semakin mengkhawatirkan ketika pelaku diduga menghubungi sejumlah orang untuk datang ke lokasi. Tidak hanya itu, sejumlah kendaraan dan barang-barang milik korban diambil, sementara fasilitas tempat usahanya mengalami kerusakan.
‎
‎Dampak psikologis peristiwa ini terasa berat bagi Siti dan kedua anaknya. Ia masih diliputi ketakutan, sementara anak-anaknya hingga kini belum berani pergi ke sekolah karena trauma melihat ibunya diancam senjata tajam.
‎
‎”Anak-anak sampai sekarang masih takut dan tidak mau sekolah. Mereka trauma karena melihat saya diancam celurit, serta mendengar rumah kami diancam akan dibakar,” tutur Siti dengan haru.
‎
‎Korban telah melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Pamekasan pada Senin malam sekitar pukul 21.00 WIB, terkait dugaan pengancaman, pengeroyokan, perusakan, serta pengambilan kendaraan dan barang miliknya. Namun hingga Selasa (6/10/2026), korban mengaku belum merasakan keamanan yang memadai.
‎
‎”Saya sudah melapor jam sembilan malam. Tapi sampai sekarang saya masih takut dan belum merasa aman,” ucapnya.
‎
‎Siti meminta Polres Pamekasan segera menindaklanjuti laporan tersebut dan menangkap pelaku apabila hasil penyelidikan telah memenuhi syarat hukum. Langkah cepat kepolisian sangat dinantikan, mengingat dirinya dan anak-anak masih hidup dalam ketakutan setiap harinya.
‎
‎”Saya berharap polisi segera menangkap pelakunya supaya saya dan anak-anak merasa aman. Saya takut kalau mereka datang lagi,” harapnya.
‎
‎Korban juga meminta pihak kepolisian mengusut tuntas seluruh rangkaian peristiwa: mulai dari ancaman bersenjata tajam, ancaman pembunuhan dan pembakaran rumah, pengeroyokan, perusakan tempat usaha, hingga pengambilan kendaraan dan barang miliknya.
‎
‎”Saya hanya ingin mendapatkan keadilan dan perlindungan. Saya takut akan keselamatan saya dan anak-anak,” pungkas Siti.(ahd)

Berita Terkait

‎Aksi di 3 Titik Surabaya, LSM RATU: Anggaran BOSP Rp2,37 Triliun Rawan Penyimpangan — Minta Pengusutan Tuntas
Tim Puslitbang Polri Teliti Kesesuaian Biaya Penyidikan di Polres Cirebon Kota
Korps Rapot Pengabdian, Ipda Carsa Naik Pangkat Jadi Perwira
‎Bukan Sekadar Seremoni, HUT TNI ke-81 di Puger Jadi Momentum Perkuat Sinergi Seluruh Unsur
Musrenbangdes Tritih Wetan Banjir Masukan dari Warga
HUT TNI ke-81, Koramil 08 Mande Gelar Santunan Yatim dan Tegaskan Babinsa Siap Dukung Ketahanan Pangan
HUT ke-81 TNI, Polres Pekalongan Sambangi Sejumlah Satuan: Sinergi Makin Solid
Kapolresta Cirebon Hadiri HUT ke-81 TNI, Tegaskan Soliditas TNI-Polri Jaga Keutuhan NKRI
Tag :

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:18

‎Diancam Dibunuh & Barang Dijarah, Ibu Dua Anak di Pamekasan Desak Polres Segera Tangkap Pelaku

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:10

‎Aksi di 3 Titik Surabaya, LSM RATU: Anggaran BOSP Rp2,37 Triliun Rawan Penyimpangan — Minta Pengusutan Tuntas

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:18

Tim Puslitbang Polri Teliti Kesesuaian Biaya Penyidikan di Polres Cirebon Kota

Selasa, 6 Oktober 2026 - 10:46

Korps Rapot Pengabdian, Ipda Carsa Naik Pangkat Jadi Perwira

Selasa, 6 Oktober 2026 - 05:56

‎Bukan Sekadar Seremoni, HUT TNI ke-81 di Puger Jadi Momentum Perkuat Sinergi Seluruh Unsur

Berita Terbaru