Journal news. id. KABUPATEN CIREBON — Puncak peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 tingkat Provinsi Jawa Barat tahun 2026 menjadi momentum untuk memperkuat peran kader PKK dalam membantu keluarga dan masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung di Bale Gede Pakuan, Kota Bandung, Selasa (29/9), dihadiri Ketua TP PKK Provinsi Jawa Barat Samantha Dewi Erwan Setiawan, Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan, serta para pengurus TP PKK kabupaten dan kota se-Jawa Barat.
Dalam kegiatan tersebut, turut hadir Ketua TP PKK Kabupaten Cirebon Nunung Roosmini Imron sembari menerima penghargaan sebagai Juara 1 Pilot Project Gelari Pelangi Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2025.
Samantha mengatakan, kader PKK memiliki peran penting, karena berada dekat dengan masyarakat dan berinteraksi langsung dengan keluarga di lingkungan masing-masing.
“Kader adalah orang yang paling dekat dengan masyarakat. Kader yang datang ke lingkungan, bertemu dengan keluarga, mendengar cerita dan keluhan masyarakat serta ikut mencari solusi atas berbagai persoalan yang ada,” katanya.
Menurut Samantha, peringatan HKG PKK ke-54 tidak hanya menjadi kegiatan tahunan, tetapi momentum untuk menguatkan pelaksanaan 10 program pokok PKK dalam rangka meningkatkan kualitas kehidupan keluarga.
Ia mengatakan, keluarga menjadi tempat pertama bagi anak untuk belajar, membangun kebiasaan hidup sehat, menerima nilai-nilai kehidupan, serta membentuk karakter yang akan menentukan masa depan generasi berikutnya.
“Karena kalau kita bicara tentang PKK, sebenarnya kita sedang bicara tentang keluarga. Semuanya dimulai dari keluarga,” ujarnya.
Samantha berharap kader PKK terus hadir membantu masyarakat, termasuk memberikan perhatian kepada keluarga yang membutuhkan, mendukung perempuan untuk berkembang, serta mendampingi anak yang membutuhkan perhatian.
Ia juga mengajak kader PKK memperkuat kerja sama dengan pemerintah, dunia usaha, perguruan tinggi, organisasi perempuan, komunitas, dan masyarakat dalam menjalankan program hingga tingkat kecamatan, desa, kelurahan, dan dasawisma.
Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan mengatakan, perjalanan PKK selama 54 tahun merupakan perjalanan sebuah gerakan yang dekat dengan masyarakat, karena bekerja pada lingkungan yang menentukan masa depan bangsa, yaitu keluarga.
Menurut Erwan, tema HKG PKK ke-54 tahun 2026, “Kuatkan 10 Program Pokok PKK, Laksanakan Asta Cita, Wujudkan Indonesia Emas 2045”, mengingatkan agar kegiatan PKK memberikan manfaat langsung kepada keluarga.
“PKK jangan berhenti pada kegiatan seremonial saja, tetapi harus terus hadir sebagai gerakan yang memberikan manfaat nyata sampai ke tingkat keluarga,” katanya.
Erwan menyebutkan, PKK memiliki peran dalam membantu memastikan kelahiran sehat, pemenuhan gizi anak, pendampingan keluarga, penguatan peran perempuan, pendidikan anak, hingga meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap berbagai persoalan sosial dan ekonomi.
Ia mengapresiasi kader PKK di tingkat provinsi, kabupaten, kota, kecamatan, kelurahan, dan desa yang selama ini membantu pemerintah menangani berbagai persoalan, termasuk stunting dan gizi buruk di Jawa Barat.
Berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024, prevalensi stunting di Jawa Barat turun dari 21,7 persen pada 2023 menjadi 15,9 persen pada 2024, atau turun 5,8 persen dalam satu tahun.
Erwan menegaskan, pemerintah dan PKK membutuhkan kolaborasi dengan berbagai pihak agar kebijakan pembangunan dapat sampai dan memberikan manfaat bagi keluarga di Jawa Barat.
“Namun, saya berharap ini tidak cepat membuat kita berpuas diri, karena masih banyak pekerjaan rumah yang harus kita selesaikan,” katanya.
Sana













Komentar