PROF DR SUTAN NASOMAL NEGARA INDONESIA TIDAK MAMPU MENANGKAP EDDY TANSIL ADA APA !!!

Selasa, 29 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Masih ingat pengkemplang dana BLBI Eddy Tansil yang buron keluar negeri hingga kini belum terciduk bahkan kabar nya hilang ditelan bumi sebaiknya Pemerintah RI gandeng FBY CIA bekerjasama menangkap buronan kelas kakap yang menggemparkan Dalam luar negeri pada tahun 1996 “, ujar Prof Dr Sutan Nasomal SH MH Pakar Hukum Internasional, Ekonom Ketua Umum Perkumpulan Advokat Muda Indonesia (PAMID)Assotion Of Young Indonesian Advocates menanggapi pertanyaan sejumlah pemimpinan Redaksi media cetak Onlen dalam luar negeri yang buron selama 20 tahun belum tertangkap timbulkan berbagai alibi yang simpang siur di Indonesia dikantornya Markas Pusat Partai Oposisi Merdeka dibilangan Cijantung Jakarta 27/9/2026 via telpon selulernya.

Bogor, Buronan korupsi kasus BLBI Eddy Tansil kabur dari 06/05/1996 dengan merugikan Negara 1,3 Trilyun sampai saat ini tidak tersentuh hukum dan di duga menetap di China membangun usaha. (29/09/2026)

Hukum hanya tajam kebawah dan tumpul keatas adalah fakta yang di yakini masyarakat saat ini. Prof DR Sutan Nasomal SH,MH menerima aduan masyarakat yang semakin merasa tidak percaya kepada APH karena tidak mampu menangkap para KORUPTOR

Beberapa bulan yang lalu Negara mendapatkan Asset Eddy Tansil yang di sita senilai 51,6 Milyar. Hanya itu hasil investigasi kekayaan Eddy Tansil yang berhasil Negara Sita.
Eddy Tansil melakukan Korupsi 1,3 Trilyun.
Mengapa sampai begitu sulit di kupas kemana kekayaan Koruptor licin ini. Bisa di duga banyak oknum yang membiarkan Eddy Tansil kabur. Agar bisa di jadikan sebagai ATM (istilahnya)

Padahal hidup atau mati Eddy Tansil harus ditangkap. Sudah berapa kali pergantian Presiden di Indonesia. Eddy Tansil duduk tersenyum menertawakan kebodohan para penegak hukum di Indonesia

Bila di hitung dengan Digital kasus kasus korupsi di Indonesia sangat luar biasa. Kerugian negara di catat dan kembali di lupakan. Kemudian terdampak kepada masyarakat yang semakin miskin serta sulit hidup di negrinya sendiri.

Dampak dari Korupsi adalah Negara Indonesia semakin miskin dan semakin luas terjadi kesenjangan sosial. Prof DR Sutan Nasomal SH,MH mengingatkan kepada seluruh elemen masyarakat agar kejar terus semua kasus koruptor dan tidak boleh di maafkan.

Narasumber : Prof DR Sutan Nasomal SH,MH Pakar Hukum Internasional, Ekonom Ketua Umum Perkumpulan Advokat Muda Indonesia (PAMID) Assotion Of Young Indonesia Advocates Ketua Umum YPLBH Profesor Sutan Nasomal SH MH Rektor Universitas Pronass Berdaya .

Berita Terkait

Kepala Imigrasi Dr. Riky Afrimon Berharap Masyarakat Bisa Bekerjasama Dengan Aparatur Desa Untuk Mencegah Tindak Pidana Penjualan Orang (TPPO).
Polres Cirebon Kota Edukasi Pelajar Lewat Program Paham AI, Bentengi Generasi Muda dari Ancaman Siber
IJTI Korda Cianjur Terima 600 Ayam Petelur Bantuan Kementan, Dinyatakan Sesuai Spesifikasi
Bupati Imron Terima Kunjungan Men dikdasmen, Tinjau Rehabilitasi SD Kedungjaya
AMP Sebut Pungli Seragam Sekolah Sebagai “Pembusukan Negara”, Dukung Sanksi Pecat Eri Cahyadi
Sosialisasi Hari Hak untuk Tahu di CFD Jakarta, Perkuat Edukasi Informasi Publik
‎Rutinan Setengah Bulan Madas Sedarah Digelar di Dusun Bherlanjeng, Dihadiri Pimpinan DPC & DPAC Se-Kabupaten Pamekasan
Polsek Mundu Bersama Damkar Tangani Kebakaran Rumah di Banjarwangunan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 11:10

Kepala Imigrasi Dr. Riky Afrimon Berharap Masyarakat Bisa Bekerjasama Dengan Aparatur Desa Untuk Mencegah Tindak Pidana Penjualan Orang (TPPO).

Selasa, 29 September 2026 - 09:47

PROF DR SUTAN NASOMAL NEGARA INDONESIA TIDAK MAMPU MENANGKAP EDDY TANSIL ADA APA !!!

Selasa, 29 September 2026 - 09:06

Polres Cirebon Kota Edukasi Pelajar Lewat Program Paham AI, Bentengi Generasi Muda dari Ancaman Siber

Selasa, 29 September 2026 - 09:01

IJTI Korda Cianjur Terima 600 Ayam Petelur Bantuan Kementan, Dinyatakan Sesuai Spesifikasi

Minggu, 27 September 2026 - 08:25

AMP Sebut Pungli Seragam Sekolah Sebagai “Pembusukan Negara”, Dukung Sanksi Pecat Eri Cahyadi

Berita Terbaru