Pemkab Cirebon Bentuk Tim Transisi Sekolah Rakyat Permanen, Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Pendidikan Anak Miskin

Kamis, 2 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Journal news. id. KABUPATEN CIREBON — Pemerintah Kabupaten Cirebon terus mematangkan persiapan penyelenggaraan Sekolah Rakyat Permanen sebagai bagian dari dukungan terhadap program strategis pemerintah dalam memperluas akses pendidikan bagi anak-anak yang berasal dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.

Salah satu langkah yang ditempuh adalah pembentukan Tim Transisi Sekolah Rakyat Permanen Kabupaten Cirebon.

Tim ini akan menjadi wadah koordinasi lintas perangkat daerah dalam mengawal seluruh tahapan persiapan menuju operasional Sekolah Rakyat Permanen.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Cirebon, Hafidz Iswahyudi, mengatakan bahwa keberhasilan penyelenggaraan Sekolah Rakyat tidak hanya bergantung pada penyediaan sarana pendidikan, tetapi juga membutuhkan dukungan menyeluruh dari berbagai sektor pemerintahan.

“Sekolah Rakyat merupakan program yang sangat strategis, karena tidak hanya menghadirkan layanan pendidikan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus mempercepat pengentasan kemiskinan,” ujar Hafidz.

“Oleh karena itu, diperlukan sinergi seluruh perangkat daerah agar seluruh aspek pendukung dapat dipersiapkan secara optimal,” lanjutnya.

Menurut Hafidz, Tim Transisi akan bertugas melakukan koordinasi, sinkronisasi, fasilitasi, monitoring, dan evaluasi terhadap seluruh kesiapan penyelenggaraan Sekolah Rakyat Permanen.

Kesiapan tersebut mencakup kelembagaan, pendataan dan verifikasi calon peserta didik, penyediaan layanan sosial, dukungan sarana dan prasarana, hingga integrasi layanan pendidikan, kesehatan, pengasuhan, dan perlindungan sosial.

Ia menjelaskan bahwa pembentukan tim tersebut akan ditetapkan melalui Keputusan Bupati Cirebon sebagai dasar hukum pelaksanaan tugas seluruh unsur yang terlibat.

“Dengan adanya Tim Transisi, seluruh perangkat daerah memiliki arah kerja yang sama, sehingga proses peralihan dari penyelenggaraan tahap rintisan menuju Sekolah Rakyat Permanen dapat berjalan lebih efektif, terkoordinasi, dan berkelanjutan,” katanya.

Program Sekolah Rakyat merupakan salah satu kebijakan nasional yang bertujuan memberikan kesempatan pendidikan yang berkualitas kepada anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.

Selain layanan pendidikan formal, program ini mengedepankan pendekatan yang terintegrasi dengan perlindungan sosial, layanan kesehatan, pembinaan karakter, serta pendampingan keluarga, sehingga mampu memberikan dampak yang lebih luas terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Cirebon menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh implementasi program tersebut melalui penguatan koordinasi lintas sektor dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.

Dengan kesiapan yang matang, Sekolah Rakyat diharapkan menjadi instrumen penting dalam memutus mata rantai kemiskinan antargenerasi sekaligus mencetak generasi muda Kabupaten Cirebon yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing.

Sana

Berita Terkait

Wujud Kepedulian Sosial, Sat Lantas Polres Kuningan Gelar “Jumat Berkah” Berbagi Makanan Gratis untuk Masyarakat
Kakek 82 Tahun di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong Usai 2 Hari Hilang
Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan
Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis
Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot
Priamanaya Group Salurkan Beasiswa Berprestasi di Ring Satu Perusahaan
‎Temuan Limbah Medis Diduga Dibuang Sembarangan di Sidoarjo, APMP Jatim Desak APH Turun Tangan ‎
Efisiensi: Anggaran Sekwan DPRD Lahat Rp81 Miliar Lebih PUBLIK’Transfaransi Cegah Rawan Korupsi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:56

Wujud Kepedulian Sosial, Sat Lantas Polres Kuningan Gelar “Jumat Berkah” Berbagi Makanan Gratis untuk Masyarakat

Senin, 28 September 2026 - 09:33

Kakek 82 Tahun di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong Usai 2 Hari Hilang

Rabu, 9 September 2026 - 09:20

Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan

Minggu, 6 September 2026 - 19:54

Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis

Rabu, 2 September 2026 - 15:48

Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot

Berita Terbaru