Ribuan Warga Padati Pertunjukan Kesenian Rakyat dan Cek Kesehatan Gratis di Desa Matangaji

Rabu, 3 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Journal news. id. KABUPATEN CIREBON — Ribuan warga memadati kegiatan Pertunjukan Kesenian Rakyat bertajuk “Ngajaga Jiwa, Ngajaga Raga: Warga Sehat Bangsa Kuat” yang digelar di Desa Matangaji, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Selasa (2/6/2026) malam.

Kegiatan yang diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) Republik Indonesia tersebut berlangsung meriah dan mendapat sambutan antusias dari masyarakat.

Selain menghadirkan hiburan rakyat berupa pagelaran wayang golek yang dibawakan Ki Dalang Yogaswara Kusnandar, acara juga menyediakan layanan cek kesehatan gratis bagi warga.

Sejak siang hari, masyarakat dari berbagai wilayah di Kabupaten Cirebon mulai berdatangan untuk mengikuti rangkaian kegiatan yang menggabungkan unsur edukasi kesehatan dengan pelestarian budaya lokal tersebut.

Wakil Bupati Cirebon, Agus Kurniawan Budiman, menyampaikan apresiasi kepada Direktorat Kemitraan Komunikasi Lembaga dan Kehumasan Kementerian Komdigi RI yang telah memilih Kabupaten Cirebon, khususnya Desa Matangaji, sebagai lokasi penyelenggaraan kegiatan.

“Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Direktorat Kemitraan Komunikasi Lembaga dan Kehumasan Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia yang telah memilih Kabupaten Cirebon, khususnya Desa Matangaji, sebagai lokasi kegiatan yang sangat bermanfaat ini,” ujarnya.

Jigus sapaan akrabnya, juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon, UPTD Puskesmas Sumber, Dinas Komunikasi dan Informatika, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, pemerintah desa, hingga masyarakat yang turut mendukung suksesnya acara tersebut.

Menurutnya, kesehatan bukan hanya menjadi tanggung jawab rumah sakit atau puskesmas, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.

Karena itu, kegiatan yang memadukan edukasi kesehatan dengan kesenian rakyat dinilai menjadi pendekatan yang efektif dalam menyampaikan pesan-pesan kesehatan kepada masyarakat.

“Pesan kesehatan menjadi lebih mudah dipahami, lebih dekat dengan masyarakat, dan tentunya lebih menyenangkan,” katanya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang telah disediakan pemerintah sebagai langkah preventif dalam menjaga kesehatan sejak dini.

Jigus menilai tema “Ngajaga Jiwa, Ngajaga Raga” sangat relevan dengan kondisi saat ini, karena menekankan pentingnya menjaga kesehatan fisik sekaligus kesehatan mental.

“Warga yang sehat akan melahirkan keluarga yang kuat, masyarakat yang produktif, dan pada akhirnya menjadi fondasi bagi bangsa yang maju,” tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Kemitraan Komunikasi
Lembaga dan Kehumasan, Komdigi, Marroli Jeni Indarto, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kolaborasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam menyosialisasikan berbagai program prioritas Presiden Republik Indonesia kepada masyarakat.

Menurut Marroli, salah satu isu yang menjadi perhatian pemerintah saat ini adalah kesehatan mental anak di tengah pesatnya perkembangan dunia digital.

Kemudahan akses terhadap berbagai konten di internet, termasuk konten yang tidak sesuai dengan usia anak, berpotensi memberikan dampak terhadap kesehatan mental generasi muda.

Karena itu, pemerintah melalui Kementerian Komdigi terus mendorong berbagai kebijakan perlindungan anak di ruang digital, termasuk pembatasan usia penggunaan media sosial sebagai upaya menciptakan lingkungan digital yang lebih aman bagi anak-anak.

Selain itu, Program Cek Kesehatan Gratis juga menjadi salah satu langkah pemerintah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala guna mendeteksi risiko penyakit sejak dini.

“Kami ingin masyarakat tidak hanya mendapatkan hiburan, tetapi juga memperoleh informasi yang bermanfaat untuk kehidupan mereka. Presiden memiliki perhatian besar terhadap masa depan anak-anak Indonesia, sehingga fondasi kesehatan fisik dan mental harus dibangun sejak sekarang,” tutur Marroli.

Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan, baik kesehatan jasmani maupun mental, sekaligus tetap melestarikan budaya lokal sebagai bagian dari identitas bangsa.

Acara yang berlangsung hingga malam hari tersebut menjadi ruang kebersamaan bagi masyarakat sekaligus sarana edukasi yang dikemas secara menarik melalui pertunjukan seni tradisional yang dekat dengan kehidupan warga.

Sana

Berita Terkait

Wujud Kepedulian Sosial, Sat Lantas Polres Kuningan Gelar “Jumat Berkah” Berbagi Makanan Gratis untuk Masyarakat
Kakek 82 Tahun di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong Usai 2 Hari Hilang
Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan
Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis
Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot
Priamanaya Group Salurkan Beasiswa Berprestasi di Ring Satu Perusahaan
‎Temuan Limbah Medis Diduga Dibuang Sembarangan di Sidoarjo, APMP Jatim Desak APH Turun Tangan ‎
Efisiensi: Anggaran Sekwan DPRD Lahat Rp81 Miliar Lebih PUBLIK’Transfaransi Cegah Rawan Korupsi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:56

Wujud Kepedulian Sosial, Sat Lantas Polres Kuningan Gelar “Jumat Berkah” Berbagi Makanan Gratis untuk Masyarakat

Senin, 28 September 2026 - 09:33

Kakek 82 Tahun di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong Usai 2 Hari Hilang

Rabu, 9 September 2026 - 09:20

Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan

Minggu, 6 September 2026 - 19:54

Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis

Rabu, 2 September 2026 - 15:48

Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot

Berita Terbaru