Tabur Bunga di Depan Pengadilan Agama Cianjur, Kenang Advokat Almarhum Dedi Nasrudin Korban Tabrak Lari Terpental Hingga 10 Meter

Kamis, 23 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

CIANJUR – Suasana haru menyelimuti area depan Kantor Pengadilan Agama (PA) Cianjur, Rabu (22/4/2026). Puluhan orang, terdiri dari rekan sejawat, keluarga, dan masyarakat, berkumpul untuk melakukan aksi tabur bunga sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada almarhum Dedi Nasrudin, advokat yang meninggal dunia akibat insiden tabrak lari di lokasi tersebut, Kamis (16/4/2026) lalu .

Aksi dimulai sekitar pukul 07.00 WIB dengan pembacaan doa bersama. Setelah itu, para hadirin secara bergantian menaburkan bunga segar di titik kejadian kecelakaan. Suasana semakin emosional saat beberapa rekan sejawat almarhum berbagi kenangan tentang sosok Dedi yang dikenal ramah, pekerja keras, dan selalu berdedikasi dalam menjalankan tugas profesinya.

Elis Rahayu, S.H., selaku koordinator kegiatan, menyampaikan bahwa aksi ini merupakan bentuk solidaritas dan penghormatan terakhir kepada almarhum yang dikenal sebagai sosok berdedikasi tinggi dalam profesinya.

“Kegiatan ini bukan hanya sekadar mengenang, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian kami terhadap penegakan hukum. Kami berharap kasus tabrak lari ini dapat segera terungkap dan pelakunya ditangkap,” ujar Elis Rahayu.

Ia juga menegaskan bahwa peristiwa tersebut menjadi pengingat penting bagi semua pihak akan pentingnya keselamatan di jalan serta tanggung jawab hukum bagi setiap pengguna jalan.

Selain itu, para pengacara yang hadir juga mendesak aparat penegak hukum untuk lebih serius dalam menangani kasus ini. Mereka berharap keadilan dapat ditegakkan demi keluarga korban dan untuk memberikan efek jera kepada pelaku.
“Almarhum adalah salah satu advokat yang sangat aktif di Pengadilan Agama Cianjur. Ia sering datang pagi-pagi sekali hanya untuk mengambil nomor antrean sidang demi kepentingan kliennya. Kepergiannya sangat mengejutkan dan menjadi kehilangan besar bagi kami,” ujar salah satu rekanya.

Insiden tabrak lari yang merenggut nyawa Dedi terjadi sekitar pukul 05.00 WIB. Saat itu, ia sedang mengendarai sepeda motor jenis Honda Beat bernomor polisi F 2704 ZG dari arah Cianjur menuju Bandung dan hendak berbelok masuk ke area PA Cianjur. Tiba-tiba, sebuah mobil bak terbuka melaju dari arah belakang dengan kecepatan tinggi dan menabraknya hingga terpental sekitar 10 meter.

Setelah kejadian, pengemudi mobil tersebut langsung melarikan diri. Korban sempat mendapat pertolongan warga dan dibawa ke RSUD Sayang Cianjur, namun nyawanya tidak dapat diselamatkan dan menghembuskan nafas terakhir pada siang harinya .

Kepolisian Resor Cianjur kemudian bergerak cepat untuk mengungkap kasus ini. Berdasarkan rekaman CCTV di lokasi dan hasil penyelidikan, pihak kepolisian berhasil mengamankan terduga pelaku berinisial Z di wilayah Bogor, Selasa (21/4/2026) malam. Selain itu, kendaraan yang digunakan saat kejadian juga berhasil disita.

Hingga saat ini, terduga pelaku masih menjalani proses pemeriksaan mendalam di Unit Lakalantas Polres Cianjur untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan dan motif pelaku melarikan diri.

Sementara itu, keluarga dan rekan sejawat almarhum berharap kasus ini dapat diselesaikan dengan cepat dan adil, sehingga pelaku dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai dengan hukum yang berlaku.

“Kami tidak menuntut balas, tapi kami menuntut keadilan. Semoga kasus ini segera terungkap sepenuhnya dan menjadi pelajaran bagi semua orang untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas serta memiliki rasa kemanusiaan yang tinggi,” tambah Asep Sunandar, kuasa hukum keluarga korban.

Aksi tabur bunga ini diakhiri dengan doa bersama agar almarhum Dedi Nasrudin ditempatkan di tempat yang terbaik di sisi-Nya dan keluarga diberikan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini.

( Try )

Berita Terkait

Kakek 82 Tahun di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong Usai 2 Hari Hilang
Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan
Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis
Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot
Priamanaya Group Salurkan Beasiswa Berprestasi di Ring Satu Perusahaan
‎Temuan Limbah Medis Diduga Dibuang Sembarangan di Sidoarjo, APMP Jatim Desak APH Turun Tangan ‎
Efisiensi: Anggaran Sekwan DPRD Lahat Rp81 Miliar Lebih PUBLIK’Transfaransi Cegah Rawan Korupsi
Petasan Meledak di Halaman Rumah, Warga Karangdadap Pekalongan Dilarikan ke Rumah Sakit

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 09:33

Kakek 82 Tahun di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong Usai 2 Hari Hilang

Rabu, 9 September 2026 - 09:20

Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan

Minggu, 6 September 2026 - 19:54

Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis

Rabu, 2 September 2026 - 15:48

Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot

Selasa, 1 September 2026 - 19:15

Priamanaya Group Salurkan Beasiswa Berprestasi di Ring Satu Perusahaan

Berita Terbaru