Jeritan ASN Golongan Rendah: Surat Terbuka Menggugah Hati Presiden Prabowo

Senin, 3 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat – Sebuah surat terbuka yang ditulis oleh seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) golongan rendah telah menggemparkan jagat maya dan menjadi viral di berbagai platform media sosial. Surat yang ditujukan langsung kepada Presiden RI, Bapak Prabowo Subianto, ini berisi curahan hati seorang abdi negara yang merasa terbebani dengan kebijakan pemotongan gaji yang mereka alami.

Dalam suratnya, ASN tersebut mengungkapkan kekecewaannya terhadap isu pengurangan transfer dana ke daerah. Kebijakan ini, menurutnya, berdampak langsung pada pemotongan gaji yang mereka terima. “Kami memohon kepada Bapak Presiden Republik Indonesia, kasihanilah kami rakyat kecil seorang ASN yang golongan bawah. Gaji kami dipotong oleh pemerintah daerah, imbas dari pemotongan yang ditransfer dari pusat ke daerah ini,” tulisnya dengan nada pilu.

ASN tersebut juga menyoroti beban hidup yang harus ditanggungnya sebagai seorang ASN golongan rendah. Dengan beberapa anak yang menjadi tanggungannya serta suami yang tidak memiliki pekerjaan tetap, pemotongan gaji ini semakin memperberat kondisi ekonomi keluarganya. “Semoga Bapak Presiden Republik Indonesia mendengarkan jeritan hati seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) golongan rendah, karena beban tanggungan kami sebagai ASN golongan bawah, menanggung beberapa anak beserta suami seorang pengangguran,” lanjutnya.

Surat ini juga mempertanyakan efektivitas kebijakan yang diambil oleh Presiden Prabowo Subianto. “Apakah kebijakan Bapak Presiden ini merupakan yang terbaik bagi Bapak? Wahai Bapak Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, dengarlah suara hati jeritan rakyatmu dari ASN yang golongan rendah ini,” tulisnya dengan nada bertanya.

Surat terbuka ini telah memicu berbagai reaksi dari masyarakat. Banyak yang meminta harapan dan dukungan terhadap para ASN golongan rendah yang terdampak kebijakan ini. Tidak sedikit pula yang berharap agar Presiden Prabowo Subianto segera mengambil langkah-langkah konkret untuk mengatasi masalah ini.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak Istana Kepresidenan terkait surat terbuka ini. Namun, diharapkan surat ini dapat menjadi perhatian serius bagi pemerintah pusat untuk mengevaluasi kembali kebijakan yang berdampak pada kesejahteraan para ASN, terutama mereka yang berada di golongan rendah.

Salah seorang guru honorer juga mengungkapkan “Saya sangat merasakan apa yang dirasakan oleh ibu ASN tersebut. Kami sebagai tenaga honorer juga sering mengalami keterlambatan gaji, bahkan pemotongan tanpa alasan yang jelas.”
seorang pedagang kaki lima juga mengungkapkan dengan nada sedih “Semoga Bapak Presiden Prabowo bisa mendengar keluhan rakyat kecil seperti ini. Kami juga merasakan dampak dari ekonomi yang sulit ini.”
seorang mahasiswa juga mengatakan “Pemerintah harus lebih memperhatikan nasib para ASN golongan rendah. Mereka adalah garda terdepan dalam pelayanan publik.”

Semoga suara-suara ini dapat didengar oleh para pemangku kebijakan dan membawa perubahan yang lebih baik bagi kesejahteraan seluruh ASN di Indonesia.

Berita Terkait

Peziarah Diduga Jadi Korban Penipuan di Makom Hakekat Kutawaringin Mande
Wujud Kepedulian Sosial, Sat Lantas Polres Kuningan Gelar “Jumat Berkah” Berbagi Makanan Gratis untuk Masyarakat
Kakek 82 Tahun di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong Usai 2 Hari Hilang
Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan
Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis
Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot
Priamanaya Group Salurkan Beasiswa Berprestasi di Ring Satu Perusahaan
‎Temuan Limbah Medis Diduga Dibuang Sembarangan di Sidoarjo, APMP Jatim Desak APH Turun Tangan ‎

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:47

Peziarah Diduga Jadi Korban Penipuan di Makom Hakekat Kutawaringin Mande

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:56

Wujud Kepedulian Sosial, Sat Lantas Polres Kuningan Gelar “Jumat Berkah” Berbagi Makanan Gratis untuk Masyarakat

Senin, 28 September 2026 - 09:33

Kakek 82 Tahun di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong Usai 2 Hari Hilang

Rabu, 9 September 2026 - 09:20

Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan

Minggu, 6 September 2026 - 19:54

Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis

Berita Terbaru